Rabu, 28 September 2016

Inilah Aku Yang Sekarang

Asslammualaikum Warohmatuhi Wabarokatu


Udah lama juga ana gak nulis di blog ini hehehe... Oh iya sedikit ana mau cerita tentang diri ana yang sekarang. Benar kata orang orang manusia itu punya rencana paling indah tapi Allah lah yang menetukan semaunya. Contohnya masalah sehari-hari soal cinta (pasti gak jauh dah). Udah hampir 3 tahun yang saat terakhir ana pacaran sebelum Allah yang memisahkan, pada awalnya pasti kecewa tapi lambat laun akhirnya sadar mengapa Allah memutuskan ana pada waktu itu melalui perantara ayah ana. Jawabanya adlah karna ALllah sayang sama ana dan mantan ana karna dia gak mau ana terlalu dalam lagi dalam kemaksiatan. Seperti Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’ [17] : 32)


Dalil di atas kemudian juga diperkuat lagi oleh beberapa hadits dan ayat Al-Qur'an berikut:
"Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya."
(HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim)

Jadi udah jelas bagaimana Allah menunjukan rasa sayangnya pada umatnya. Setelah ana mengakihiri hubungan ana berhijrah menjadi lebih baik, walaupun ana waktu itu masih ada niat ibadah karna ingin kembali lagi sama-sama tapi Allah punya jalan yang berbeda maka ana semakin di jauhkan dengan mantan ana itu. Hingga suatu hari ana tersadar bahwa bodoh lah ana terlalu mengharapkan dunia dan isinya tanpa mengharapkan akhirat. Sampai akhirnya ana benar-benar berhijrah ke jalan Allah, memang berat pada awalnya ana menghadapi godaaan yang Masya Allah berat sampai sempat ana melakukan pacaran lagi. Tapi Allah hu Akbar, Allah mengembalikan ke jalan istiqomah lagi. Samapi saat ini ana mencoba istiqomah dan pasrah terharus segala ketentuan Allah walaupun ana tetap berusaha dan ikhtiar agar dimudahkan segala urusannya dunia maupun akhirat. Satu hal yang ana yakin cerita tentang
Siti Zulaikha kepada Nabi Yusuf ? Ketika Siti Zulaikha mengejar nabi Yusuf maka Allah menjauhkan dan ketika Siti Zulaikha mengjar keridhoan Allah maka di dekatkanlah nabi Yusuf. Jadi marilah kita bersama_sama mencari keridhoan Allah karena Allah akan memudahkan segara urusan kita


Akhir salam Asslammualaikum Warohmatuhi Wabarokatu

Selasa, 06 September 2016

Harus Ke Siapa Kita Jatuh Cinta ????

Asslammualikum Warohmatuhi Wabarakatu 

Sudah lama saya tidak menulis karna mungkin kesibukan hehe. Kali ini saya ingin sedikit membahas tentang cinta. Mungkin pertanyaan ini sering terlintas di kepala kita ketika kita membicarakan soal cinta. Cinta pada hakekatnya adalah Anugerah yang Allah berikan kepada kita untuk merasakan salah satu nikmatnya diantara nikmat-nikmat yang lainnya. Lantas pertanyaan besar pun menyeruak ketika kepada siapakah cinta ini harus diberikan??? Pasti beraneka ragam jawab tersaji dari mulai mencintai pasangan kita, sahabat kita, orang tua kita dan lain-lain. Apakah itu salah ??? Tidak juga, hanya kurang tempat bila menjawab seperti itu.

Mengapa kurang tepat??? Baik apakah kita sadar yang memberi rasa cinta itu siapa? apakah juga kita sadar siapa yang menanamkan perasaan cinta ke kita itu siapa?  Dan apa kita salah yang bisa membolak balikan cinta kita itu siapa??? Jawabnya adalah Allah SWT Dia lah yang patut kita Cintai sepenuhnya karna Dia lah yang memberika rasa cinta ini, Dia lah yang menanamkan perasaan cinta kita ini dan Dia lah yang bisa membolak balikan cinta ini. Maka kita mencinta secara penuh serta menyakinkannya secara penuh setelah itu kita cintailah Nabi Muhammad Shalauloh Allaihi Wasalam Beliau lah panutan kita yang mengajarkan kita apa itu cinta, Baik kepada Allah, istri, anak-anakNya, Sahabat Nya dan para pengikut Nya. Dia lah Sauri Tauladan kita sebagai umat. Setelah itu berikan rasa cinta kita kepada orang tua kita yang merawat kita dari kecil sampai sekarang tanpa dia kita tidak bisa seperti sekarang. Yang terakhir cintailah pasangan karena Allah karna keluarga yang di Ridhoi adalah keluarga yabg selalu mencinta dan menjalankan perinta Allah. yang sama-sama menuju surga Allah insha Allah kita akan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah

Mudah-mudahan kita bisa mengambil pelajaran ini semua. Akhir kata Wasalammualikum Warohmatuhi Wabarakatu